"hidup ini adalah petualangan Ali. semua orang memiliki petualangannya masing-masing, maka jadilah seorang petualang yang melakukan hal terbaik"
Aku tidak akan bilang jika aku baru menyelesaikan novel ini tadi malam atau kemarin sore di bawah rintikan hujan di awal bulan oktober. Bukan. Bukan itu. Aku sudah menyelesaikan novel ini sejak akhir agutus pasca dua hari aku membelinya, di atas langit biru, ditemani awan cerah. aku serius. Ketika membaca aku sedang duduk di atas sebuah pesawat dengan ketinggian diatas 3000 kaki. Sambil mengamati selat yang menyambungkan jawa dan kalimantan disertai fantasi-fantasi hebat jika aku bisa menembus permukaan tanah xD.
Baiklah novel ini masih berkisah tentang seputar tiga sahabat yang sedang berpetualang, aku selalu merasa ikut terbawa ketika membacanya. Aku merasa seperti aku karakter keempat di novel ini. Bayangkan saja kau membaca novel tetapi kau juga bisa menonton film 3D berpendar-pendar di khayalanmu. Itulah kekuatan membaca, kalian bebas berfantasi ria membayangkan adegan disuatu novel membuat kreatifitas mengkhayalmu menjadi lebih baik. Selama khayalan yang kalian miliki baik, itu bisa menjadi sebuah karya ya. Salah satunya novel ini, full of fantasy. Aku mungkin merupakan salah satu dari penikmat novel ini yang selalu penasaran akan tiap-tiap kejadian yang akan terjadi termasuk ketika Raib, Ali, dan Seli mulai memasuki lorong menuju ke dalam perut bumi, ketika penasaran bagaimana bentuk klan matahari, dan bagaimana klan matahari bisa terpisah dengan klan lainnya.
Aku akui 'matahari' tidak hanya baik untuk dibaca kalangan anak-anak tetapi juga bagus untuk dibaca semua umur. Ceritanya memang seputar remaja, rasa ingin tahu yang tinggi, pengetahuan, dan rasa percaya diri remaja yang selalu benar ketika mereka mengambil sebuah keputusan. Tetapi semuanya terasa sangat nyata dan dapat diterima semua umur. Pembayangan masa remaja ini sangat apik digambarkan oleh Tere Liye yang notabene bukanlah penulis dari kalangan remaja. Novel ini ringan dan santai tetapi memaksa otak untuk tetap fokus tentang hal selanjutnya.
Aku akui kembali, penggambaran tempat dan barang-barang unik salah satunya 'ily' yang terdapat di novel ini membuatku pangling. Tere Liye mampu membuat pembaca mengerti bagaimana kondisi tempat yang sedang digambarkannya, aku bahkan sangat dibuat penasaran mengenai klan matahari, awalnya aku mengira bahwa klan matahari adalah sebuah kota yang tertinggal yang membuatku hampir kecewa karena berarti petualangan tiga sahabat ini akan berakhir, tetapi itu semua hilang ketika mereka diselamatkan oleh Faarazaraaf. Sekali lagi aku dibuat penasaran dan tidak diizinkan berpaling. Aku bahkan tidak habis pikirketika penulis menggambarkan lapisan-lapisan bumi, proses terjadinya gempa bumi, itu pasti dibutuhkan beberapa riset agar kenyataan dan fiksi dapat berjalan beriringan. Tetapi anehnya aku menikmati setiap ilmu yang masuk lewat novel ini. Ada beberapa hal juga terkait pengetahuan yang disampaikan di novel ini, misalnya :
halaman 142 :
“Kebanyakan ular merasakan getaran udara melalui organ yang disebut membran typhani. Ular akan mendeteksi segala sesuatu yang ada di sekitarnya dengan menggunakan lidahnya yang bercabang. Itulah sebabnya mengapa ular sering menjulurkan lidah."
halaman 185 :
“Ubur-ubur abadi tidak pernah mati. Ditemukan di Laut Mediterania dan perairan Jepang, ubur-ubur ini bisa bertransformasi, mengubah sel-selnya dari usia dewasa kembali menjadi bayi, begitu seterusnya."
Selebihnya aku puas menjadi bagian atau beberapa orang yang turut membaca novel ini.
Disetiap karya tentu menyajikan kelebihan beserta kekurangannya, kekurangan novel ini sebenernya sedikit sehingga banyak tertutupi karena kelebihannya, termasuk kata-kata typo, penulisan panggilan pribadi yang sama dengan novel karya Tere Liye lainnya 'orangtua' (mungkin ini ciri khas Tere Liye), serta kurangnya peran karakter orangtua di novel ini. Tetapi untuk secara keseluruhan saya menikmati dan menantikan chapter selanjutnya terbit. hates to be kept waiting next chapter.
penutup tulisan ini, akan saya sajikan quote terakhir yang saya dapat dari novel ini (saya selalu seneng baca novel karya Tere Liye karena banyak menyelip quote yang bikin hati mengiya-iyakan Lol :D)
"Sesuatu akan bertahan lebih lama saat diwariskan lewat buku, dituliskan"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar